ISTILAH DALAM MUSIK

Go-Explore-Hostel-Sailors-Bar-Bands

ISTILAH-ISTILAH TANDA NOTASI
  • Intro : permulaan lagu/musik.
  • Interlude : selingan melodi atau improvisasi didalam lagu/musik.
  • Instrument : dimainkan dengan instrumen (alat) musik.
  • D.C (Da Capo) : tanda kembali lagi ke intro.
  • D.S (Dal Segno) : istilah kembali lagi ke tanda D.S
  • Fermata :berhenti dengan waktu yang tidak terikat oleh ketukan.
  • Clef : tanda kunci pada notasi balok (partitur/garis paranada). 
  • Tacet : tanda tidak dimainkan lagu/musik tetapi ketukan tetap dihitung.
  • Flam : tanda ornamen (hiasan) berupa not kecil di depan not lagu.
  • Repeat : pengulangan yang sama dengan bunyi birama sebelumnya.
  • Repeat and Fade : penutup lagu/musik yang terus dimainkan tanpa akhir yang terikat.
  • Coda : akhir lagu/musik.
  • Fine : akhir lagu sampai pada tulisan Fine.
  • D.C Al Fine : kembali ke awal dilanjutkan sampai tanda Fine.
  • D.C Al Coda : kembali ke awal dilanjutkan sampai tanda Coda.
  • D.S Al Fine : dari tanda D.S sampai Fine.
  • Count (C) : tanda di depan kunci yang menyatakan hitungan birama 4/4.
 
ISTILAH-ISTILAH MUSIK UMUM
  • Formula : nada-nada (not) pembentuk akord.
  • Voicing : pola-pola akord (Open Chord, Barre Chord, Moveable Chord).
  • Arpeggio : not-not akord / Formula Akord yang dimainkan satu per satu.
  • Triad : akord 3 nada (Akord Major, Minor, Diminished dan Augmented).
  • Akord Dominan : akord 4 nada (Akord 7, 9, 11, 13).
  • Power Chord : akord 2 nada (biasanya dimainkan dalam musik Rock).
  • Strum : tehnik jreng (kocokan) gitar.
  • Plucking : tehnik petikan gitar.
  • Inversi Akord : tehnik variasi pola Formula Akord pada Fretboard.
  • Disonansi Harmonik : memainkan akord atau nada-nada yang janggal.
  • Dischord : akord yang tidak harmonis.
  • Frase Akord : penyusunan akord-akord yang akan dimainkan.
  • Progresi Akord : perputaran akord dalam frase musikal.
  • Passing Chord : akord yang dimainkan sesaat sebelum akord utama.
  • Passing Note : not yang dimainkan sesaat sebelum not utama.
  • Akord Parsial : akord pendek (tidak semua Formula Akordnya dimainkan).
  • Akord Substitusi : akord pengganti yang lebih padat dan variatif bunyinya.
  • Groove : musik yang memiliki ritem dan beat yang menghentak.
  • Ensemble : paduan suara.
  • Aransemen : menyusun komposisi musik.
  • Genre : aliran-aliran musik.
  • Timing : tehnik memainkan nada pada hitungan beat (ketukan).
  • Melodious : musik yang banyak menonjolkan unsur melodi.
  • Ritmik : musik yang banyak menonjolkan unsur ritem (irama).
  • Dinamis : musik yang banyak variasi ritem, melodi, birama dan tempo.
  • Jam : improvisasi spontan.
  • Comping : memainkan akord latar dengan gitar.
  • Lead (solo) : bermain menonjol untuk memimpin komposisi musik.
  • Fingerstyle : gaya permainan gitar dengan menggunakan petikan jari.
  • Fingerboard : fret-fret pada gitar.
  • Picking : tehnik memetik gitar dengan pick (klaper).
  • Metronome : alat elektronik untuk memandu tempo dan birama.
  • Session : berkumpulnya musisi untuk bermain improvisasi (jam session).
  • Sound : karakter suara yang dikeluarkan oleh instrumen musik atau vocal.
  • Loud : volume musik yang keras.
  • Boomy : musik yang memiliki sound bass yang menghentak.
  • Warm : sound tanpa treble pada amplifier.
  • Tube : sound yang terdengar seperti di dalam tabung.
  • Volume : tingkat (level) keras tidaknya suara yang dibunyikan.
  • Amplifier : alat elektronik yang dapat menghasilkan sound (suara).
  • Mood : suasana hati saat bermain musik.
  • Head (Riff) : bagian utama lagu/musik.
  • Lick : frase musikal singkat.
  • Tone : nada atau not.
  • Semitone : setengah nada.
  • Monofonik : nada tunggal (single note).
  • Homofonik : terdapat nada-nada yang berpasangan.
  • Polifonik : terdapat banyak nada yang dibunyikan.
  • Resital : pertunjukkan musik yang hanya dimainkan oleh satu orang.
  • Duet : pertunjukkan musik yang dimainkan oleh dua orang.
  • Trio : pertunjukkan musik yang dimainkan oleh tiga orang.
  • Band : grup musik yang terdiri dari vocal, gitar, bass, drum, piano, dll …
  • Feel : menggunakan perasaan saat bermain musik.
  • Soul : Penjiwaan lagu/musik.
  • Walking : bermain musik dengan berputar-putar di banyak nada/akord.
  • Master (Maestro) : pakar musik, orang yang ahli dalam bermusik.
  • Explore : memainkan musik dengan improvisasi yang padat dan luas.
  • Virtuoso : pemusik yang sering memainkan musik dengan tempo cepat.
  • Slow Hand : pemusik yang sering memainkan musik dengan tempo lambat.
  • Show (Tour) : pertunjukkan musik.
  • Sustain : bunyi not yang panjang.
  • Distortion : efek sound yang menghasilkan suara yang pecah dan panjang.
  • Bass : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang rendah (low).
  • Middle : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang sedang (medium).
  • Treble : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang tinggi (high).
  • Tuning : men-stem (mengatur) nada-nada pada alat musik.
  • String : senar gitar dari bahan baja (senar kawat).
  • Nylon : senar gitar dari bahan nilon.
  • Ear Training : melatih telinga untuk mendengarkan musik.
  • Safe : bermain aman dalam musik.
  • Instinct : naluri (kepekaan respon) bermusik.
  • Power : energi yang diperlukan untuk memainkan musik.
  • Idealist : orang yang memainkan musik sesuai dengan teorinya.
 
ISTILAH-ISTILAH TEMPO
  • Grave (very slow) : sangat lambat.
  • Largo : lebih cepat dari grave.
  • Lento : lebih cepat dari largo.
  • Adagio : lebih cepat dari lento.
  • Largheto : lebih cepat dari adagio.
  • Andante (slow) : lambat.
  • Andantino : lebih cepat dari andante.
  • Maestoso : hikmat dan agung.
  • Moderato (medium) : sedang.
  • Animato : riang gembira.
  • Allegretto : cepat sedang.
  • Allegro (fast) : cepat.
  • Presto : sangat cepat.
  • Prestissimo : sangat cepat sekali.
  • Vivace : sangat cepat sekali.
  • A. Tempo : kembali ke tempo semula.
  • Tempo Prima : tempo semula pada saat memulai lagu/musik.
  • Tempo Commondo : tempo bebas.
  • Rubato Tempo : kebebasan bermain tempo.
 
A
A : Nada dalam musik (La); kunci A.
A Bene placito : Tergantung sang pemain.
Abbandono : Sepenuh perasaan. Dalam bahasa lain istilah ini bisa disebut juga Abbandonamente.
A Cappela : Musik mulut; Meniru suara alat musik dngan mulut; Tanpa alat musik.
Acelerando : Bertambah cepat temponya.
Accent : Aksen; Ditekan; Dinaikkan satu oktav.
Accompaniment : Musik pengiring.
Adagio : Pelan.
Adagissimo : Sangat pelan sekali.
A due : Untuk duet, Dua instrumen dimainkan bersama-sama setelah permainan tunggal salah satu instrumen.
Affannato : (affannoso): penuh kepedihan.
Affettuoso : Dengan kasih (dengan emosi); lihat pula con affetto
Affrettando : Terburu-buru, bergegas maju.
Agitato : Agitasi;Gelisah; dengan kegembiraan.
Akord : Bunyi bersama dari beberapa nada (minimal 3 nada) yang dalam posisi adli berjarak terts.
Alla breve : Dalam waktu yang terpotong; dua ketukan per birama atau ekuivalennya.
Alla marcia:Dengan gaya baris-berbaris.
Allargando : Setiap kali semakin lambat
Allegretto : Agak hidup; Agak cepat
Allegrissimo : Sangat cepat, namun lebih lambat dari presto.
Allegro :  Musik yang riang; Cepat; Hidup
Alterasi : Alterasi / Accidental adalah perubahan tanda  dan mol yang bersifat sementara. 
Altissimo : Sangat tinggi.
Alto : Suara rendah wanita.
Amoroso : Dengan cinta
Anacrusis : Not yang mendahului birama pertama.
Analog : Alat musik elektronik yang tidak digital.
Andante : Tempo menengah; Seperti kecepatan orang berjalan.
Andantino:Sedikit lebih cepat dari andante.
Animato : hidup.
Apaise : Tenang.
Appassinato : Dengan penuh semangat. 
Arco : Tanda digunakan untuk membalikkan/menghilangkan perintah pizzicato.
Arpegio :  Uraian nada-nada dari chord yang berurutan naik dan turun. 
Augmented : Interval/jarak nada yang di perlebar. 


B
B : Nada dalam musik (si), Kunci b
Bacbeat : Latar belakang irama/ ritme yang stabil.
Ballad : Lagu bercerita; Lagu yang berirama lambat.
Band : Biasanya terdiri dari perkusi, woodwind, dan instrumen brass, dan tidak termasuk string
Bar : Pengelompokan ketukan-ketukan dalam hitungan genap atau ganjil.
Bar line : Garis vertical pemisah yang membatasi antara bar.
Baritone : Pertengahan suara antara suara tenor dan bass pada vokal pria atau alat musik.
Baroque : Jaman musik antara tahun 1600-1750.
Bass : Nada terendah pada musik; Suara terendah dari vokal pria.
Bass clef : Nama lain untuk tanda kunci untuk kunci F
Baton : Tongkat yang digunakan konduktor; biasanya untuk memimpin orkestra
Beat : Ketukan teratur sebagai pedoman meter; ritme; dan tempo.- Jenis irama musik
Bending note : Nada yang meliuk ( ciri khas dari musik blues )
Blues :
Bongo :
Brass section : Kelompok pemain Brass bagian dari band.
Bridge : Bagian transisi antara dua tema musik.
Brightly : Dimainkan dengan jelas, Gembira.
Broken chord : Urutan chord yang dimainkan secara tidak beraturan.Tidak umum
C
C : Nada awal dalam tangga nada mayor diatonis
Cadence :Progression / resolution melodi atau harmoni yang menjadi konklusi sementara atau akhir
Cadenza :Pemeragaan kemahiran tehknik bermain (improvisasi) oleh solis di akhir lagu.
Canon : Musik kanon, di mana dua atau lebih bagian yang memiliki melodi yang sama tetapi mulai dari titik yang berbeda.
Changes :Pergerakan chord
Chord :Harmonisasi tiga nada atau lebih.
Chord embellishment :Memperindah harmoni dengan penambahan ornamentasi nada pada chord
Chordal tones :Nada-nada yang terdapat di dalam konstruksi chord.
Chromatic :Susunan/ penggunaan melodic atau harmonik dari 12 nada.
Clef :Simbol yang menyatakan wilayah nada-nada pada staff, di sesuaikan dengan kebutuhan dan alat musik.
Coda :Bagian penutup dari musik.
Combrio : Berkobar-kobar
Composer : Orang yang menciptakan sebuah komposisi musik
Common time :Empat ketukan dalam satu bar.
Con amore : Dengan penuh cinta
Con brio : Dengan hidup
Con dolore : Dengan sedih
Con espressio : Dengan penuh perasaan
Con fiesto : Dengan meriah
Con maestoso : Dengan agung
Consanance : Gabungan beberapa nada yang terdengar harmonis/ enak.
Counterpoint : Alur dua rangkaian melodi atau lebih secara bersamaan.
Crescendo : Suara menjadi keras secara bertahap.
D
Da capo : Kembali ke awal.
Da segno : Ulangi dari tanda Segno. Biasanya diikuti oleh Fine al.
Decrescendo : Semakin lama semakin lirih.
Diatonis :
Diminised :
Diminuendo : Dim; Teknik bermain bertahap lebih lembut. Identik dengan decrescendo.
Dinamika : Keras lemahnya nada.
Disonan : Dua nada yang dibunyikan bersama dan memberikan kesan gelisah/tegang.
Dolce : Dengan manis.
Dominan : Tingkat kelima dari skala besar atau kecil. Juga, istilah untuk akord pada tingkat kelima, dalam analisis harmoni.
Dorian :
Drum : kelompok alat musik perkusi yang terdiri dari membran yang direntangkan dan dipukul dengan sebuah stick. Susunan grum umumnya terdiri dari snare, tom-tom, cymbal dan bass drum.
Duration : panjang pendeknya nada/lamanya lagu

E
Enharmonis : Ketinggian nada sama namun namanya berbeda.
F
False : Fals; sumbang; tidak sesuai dengan tangga nada
Fermata : Tahan; jeda.
Forte : (dinamika) Keras biasa disingkat f.
Fortessimo : (dinamika) Keras sekali biasa disingkat ff.
Frase : Bagian melodi yang mengekspresikan ide musik, sebanding dengan garis atau kalimat dalam puisi.
Full score : Part musik di mana semua bagian untuk instrumen muncul di paranada sesuai dalam rangka standar penulisan instrumen.
G
Gitar : Gitar adalah alat musik dawai yang cara memainkannyadengan cara dipetik
Glissando : Skala cepat dicapai dengan menggeser jari dari nada awal sampai nada akhir.
Grand piano : Sebuah piano besar dengan bentuk kerangka horisontal, string, dan soundboard.
Grave : Lambat.
Grazia : Keagungan.
H
Harmoni : Gabungan 3 nada atau lebih; Ilmu Hamoni : Ilmu keselarsan dalam menggabungkan akord dengan segala aturan hukum-hukum cara merangkai akord.
I
Intensitas : keras lemahnya nada
Interval : perbedaan tinggi rendah antara 2 nada.
J
K
Kadens : Sebuah perubahan chord / melodi di akhir frase yg bersifat sementara. Macam kadens: sempurna, plagal, dan tdk sempurna, deseptif
Key Signature : Tanda kres atau mol ditempatkan pada awal staf untuk menunjukkan tangganada yang digunakan dalam suatu musik.
Klasik : Jaman musik antara tahun 1770-1825.
Konsonan : Dua nada yang dibunyikan bersama dan memberikan kesan tenang dan tidak gelisah.
Kromatis : Pergerakan nada dengan jarak setiap not nya berjarak setengah nada.
L
Largo : Tempo lambat sekali
Legato:
Legatura : garis yang menghubungkan 2 nada pada ketinggian yang sama
Lidian :
M
Maestoso : Dengan agung.
Mayor :
Mayor Scale : Susunan tangganada dengan jarak nada 1-1-1/2-1-1-1-1/2
Marcato : Teknik dengan cara menekan; sangat beraksen.
Median : Tingkat ketiga dari skala besar atau kecil.Dengan label iii dalam skala besar, III dalam skala kecil alami, dan III + dalam skala minor harmonik.
Metronome : Instrumen atao alat yang digunakan untuk menunjukkan tempo.
Mezzoforte : (dinamika) agak keras biasa disingkat mf.
Mezzopiano : (dinamika) agak lembut biasa disingkat mp.
Middle C : Nada C yang sesungguhnya, nada C yang berada tepat pada tengah instrumen Grand piano
Minor :
Minor Scale :
Moderato : Tempo sedang/dalam – tempo orang berjalan (Adante)
Modulasi : Perpindahan dari suatu tangganada ke tangganada yang lain.
N
Natural : Simbol musik untuk mengembalikan nada pada sistem nada awal (tangganada) dalam suatu lagu.
O
Orchestra : Sekelompok musik besar terdiri dari string, Brass, woodwind, dan instrumen perkusi.
Orkertrasi : Cabang ilmu musik yang membahas tentang cara penulisan dan penyusunan Notasi balok pada sistem full score.
Ornament : Catatan tambahan ke baris melodi asli untuk hiasan. Misal; Trill, Appogiatura dsb
Overture : Musik pengantar untuk Oratorio, opera atau balet. Sebuah pembukaan konser adalah sebuah karya independen.
P
Pentatonis  :

Perfect Pitch : Naluri nada; kemampuan mengetahui nada atau akord hanya dengan mendengar.
Phrase : (Frase) Bagian melodi yang mengekspresikan ide musik, sebanding dengan garis atau kalimat dalam puisi.
Pianissimo : (dinamika) lembut sekali biasa disingkat pp.
Piano : (dinamika) lembut, Alat musik piano
Pitch : tinggi rendahnya nada
Pitch Control : Pengendalian kestabilan nada-nada dalam sebuah nada dasar
Prelude : Gerakan pengantar atau bagian.
Presto : Tempo sangat cepat
Prima vista : Memainkan atau menyanyikan suatu notasi langsung pada pandangan pertama pada kertas musik.
Primo : Kembali ke tempo semula biasa disebut a tempo.
Q
R
Ref : Refrain
Refrain : Sebuah bagian singkat berulang yang terjadi pada akhir setiap bait.
Rest : Simbol yang digunakan untuk menunjukkan diam/istirahat.
Rapshody : Sebuah gaya bebas instrumental, ditandai dengan perubahan dramatis dalam mood.
Ritenuto : Diperlambat. Biasa disingkat rit.
Rubato : Istilah yang digunakan untuk menunjukkan fleksibilitas tempo untuk membantu dalam mencapai ekspresif.
S
Score : Penggambaran tertulis dari semua bagian dari sebuah ensemble musik dengan bagian yang ditumpuk secara vertikal dan berirama selaras.
Serenade : Sebuah lagu cinta, biasanya dilakukan di bawah jendela  di malam hari.
Sopran : Suara tinggi wanita.
Symphony : Sebuah karya untuk orkestra besar, biasanya dalam empat gerakan, di mana gerakan pertama sering dalam bentuk sonata.
Syncop : Aksen yang tidak tepat pada ketukan.
T
Tanda birama : adalah angka pecahan(4/4, 3/4, dsb.) yang ditulis di depan tanda kunci.
Tangga nada : rangkaian nada minimal 5 nada yang memiliki jarak yang sudah ditentukan dan berawal pada tonika dan berakhir pada tonika tersebut tapi pada oktaf berikutnya.
Tempo : Kecepatan lagu
Tenor : Suara tinggi pria.
Tone Colour : Warna suara atau nada (timbre)
U
V
Violin : Violin atau Biola adalah salah satu alat musik dawai yang cara memainkannya dengan cara digesek.
Vivace : Hidup
W
X
Y
Z

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s